Powered By Blogger

Kamis, 13 Agustus 2009

AKUNTANSI MANAJEMEN

Pengertian :
Proses pengidentifikasian, pengukuran, penghimpunan, penganalisisan, penyusunan, penafsiran dan penyampaian informasi yang membantu para manajer dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi.
Akuntansi Manajemen berkaitan dengan penyediaan informasi untuk manajer yaitu orang didalam organisasi yang memberikan arahan dan mengendalikan operasi organisasi.

Sumber-sumber data Akuntansi Manajemen
  • Sistem pesanan yang masuk : pesanan-pesanan penjualan dari para pelanggan, diproses dan dipenuhi, dan pelanggan kemudian ditagih untuk pembeliannya.
  • Sistem penerimaan kas (Cash receipt system) : penerimaan kas dari para pelanggan dicatat dan kas tersebut disetorkan ke bank.
  • Sistem pembelian (purchase system) : dalam perusahaan eceran, barang dagangan dipesan, diterima dan dicatat.
  • Sistem perencanaan dan pengendalian produksi (production planning and control) : dalam perusahaan pabrikasi, skedul produksi disusun, dilakukan pembelian bahan baku, tenaga kerja, dan perlengkapan dibuat jadwalnya dan keluaran produksi dipantau.
  • Sistem pengeluaran kas (cash disbursement system) : semua pembayaran untuk pembelian dan aktivitas-aktivitas lainnya dilakukan pencatatan.
  • Sistem personalia (personnal system) : semua peristiwa personalia dicatat. Aktivitas pokok meliputi pengangkatan, tunjangan-tunjangan, gaji, evaluasi, dll.
  • Sistem akuntansi umum (general accounting system) : data dari semua sistem transaksi lainnya dikumpulkan dan sebagian besar laporan manajemen dan loaporan keuangan dihasilkan. proses pengangggaran merupakan bagian dari sistem ini.
perbandingan akuntansi manajemen dengan akuntansi keuangan :
Akuntansi Keuangan
  • Laporan ditujukan kepada pihak luar organisasi : pemilik, kreditur, otoritas pajak, pembuat aturan.
  • Menekankan peringkasan keuangan dari aktivitas masa lalu.
  • Menekankan pada objektivitas dan dapat diverifikasinya data-data keuangan.
  • Menuntut presisi.
  • Disusun untuk data keuangan perusahaan secara keseluruhan.
  • Taat pada PABU (Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum).
  • Bersifat mandatory (wajib) untuk laporan eksternal.
Akuntansi Manajemen
  • Laporan ditujukan pada pihak internal untuk organisasi : perencanaan, pengarahan dan motivasi, pengendalian, penilaian kinerja.
  • Menekankan pada keputusan yang akan memiliki dampak dimasa mendatang.
  • Menekankan pada relevansi fleksibilitas data.
  • Menekankan pada ketepatan waktu.
  • Disusun secara detail untuk departemen produk, konsumen dan karyawan.
  • Tidak perlu mengikuti aturan PABU.
  • Tidak mandatory.
(bersambung)



Tidak ada komentar: